Dampak Turunnya Harga BBM pada Kondisi Perkeretaapian Menjelang Lebaran

  • 0

Dampak Turunnya Harga BBM pada Kondisi Perkeretaapian Menjelang Lebaran

Category : Kajian Strategis

Harga BBM yang turun per 1 April 2016 memberikan pengaruh bagi besaran biaya tiket kereta api di Indonesia. Dikutip dari harian republika tanggal 12 April 2016, Kereta Api tipe Eknomi kembali mendapatkan subsidi Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah. Publik terkadang masih menyalahartikan antara PSO dan Subsidi, meskipun PSO merupakan salah satu bagian dari subsidi, keduanya memiliki pengertian yang berbeda. Public Service Obligation (PSO) adalah biaya yang harus dikeluarkan Negara akibat disparitas/perbedaan harga pokok penjualan BUMN/Swasta yang ditetapkan oleh pemerintah agar pelayanan produk/jasa tetap terjamin dan terjangkau oleh sebagian besar masyarakat (publik), sementara Subsidi  adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh Negara akibat disparitas/perbedaan harga pasar dengan harga atas produk/jasa tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin. PSO diatur oleh UU RI No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara Pasal 66 ayat 1.

Penurunan ini tertuang pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 35/2016. Dalam permen tersebut, 20 KA Ekonomi bersubsidi jarak jauh dan sedang mengalami penurunan tarif. Kereta Api (KA) yang mengalami penurunan tariff antara lain KA Logawa Jurusan Purwokerto-Jember, KA Serayu jurusan Purwokerto-Pasar Senen, KA Bengawan jurusan Purwosari-Pasar Senen, KA Gaya Baru Malam jurusan Pasar Senen-Surabaya Gubeng, KA Pasundan jurusan Surabaya Gubeng-Kiara Condong, KA Kahuripan jurusan Kiaracondong-Kediri, serta KA Kutojaya Selatan jurusan Kutuarjo-Kiaracondong. Namun perubahan tarif baru mulai berlaku pada 1 Juli 2016 mendatang. Seiring dengan dekatnya waktu libur lebaran 1437 H yang kira-kira jatuh pada tanggal 6 Juli 2016 mendatang.

Pemesanan tiket kereta api sudah dapat dilakukan pada H-90 keberangkatan, kini penjualan tiket sudah memasuki waktu perjalanan arus balik H+3 lebaran. Menurut Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasional V Purwokerto, Surono, Penjualan tiket kereta api sejak H+2 hingga H+3 setelah lebaran sudah habis terjual. Beliau juga menambahkan bahwa tiket keberangkatan dari Jakarta menuju sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah habis. Tiket keberangkatan yang sudah habis antara lain kereta tujuan Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Malang dan Surabaya. Mengenai kemungkinan adanya tiket KA tambahan, baru ditawarkan kembali pada bulan Mei 2016.


About Author

BEM KM FMIPA UGM

Sebuah Website dari BEM KM FMIPA UGM

Leave a Reply